Manfaat Digitalisasi bagi UKM di Era 4.0: DKUKM Kabupaten Sukabumi Dorong Transformasi Digital

- Admin

Kamis, 7 November 2024 - 16:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

KumpalanNEWS, 7 November 2024 – Di era industri 4.0, digitalisasi menjadi kunci keberhasilan bagi usaha kecil dan menengah (UKM) untuk bertahan dan berkembang di tengah persaingan global.

Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi mendorong pelaku UKM untuk memanfaatkan teknologi digital demi meningkatkan efisiensi dan daya saing mereka.

Digitalisasi Meningkatkan Efisiensi UKM

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala DKUKM Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, menjelaskan bahwa digitalisasi dapat mengoptimalkan operasional usaha kecil.

“Dengan menggunakan teknologi digital, UKM dapat menghemat waktu dan biaya. Contohnya, aplikasi manajemen stok dapat membantu pelaku usaha memantau persediaan barang secara real-time, sementara sistem pembayaran digital memudahkan transaksi dengan pelanggan,” ungkap Sigit.

Selain itu, ia menambahkan bahwa teknologi digital memungkinkan pelaku UKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas tanpa harus membuka toko fisik.

“Platform e-commerce dan media sosial memberikan peluang besar untuk memasarkan produk ke luar daerah bahkan hingga mancanegara,” tambahnya.

Manfaat Konkret Digitalisasi bagi UKM

Sigit juga menyoroti sejumlah manfaat nyata yang telah dirasakan oleh UKM yang mengadopsi teknologi digital.

“Kami telah melihat pelaku UKM di Sukabumi yang berhasil meningkatkan penjualan hingga 50% setelah menggunakan media sosial untuk promosi. Ada juga yang dapat menekan biaya operasional hingga 30% dengan memanfaatkan software akuntansi,” jelasnya.

Selain itu, digitalisasi membantu UKM dalam meningkatkan kualitas layanan pelanggan. “Dengan komunikasi melalui platform digital, pelaku usaha dapat merespons keluhan atau pertanyaan pelanggan lebih cepat, yang pada akhirnya meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan,” kata Sigit.

Tantangan dalam Beralih ke Digital

Namun, tidak sedikit tantangan yang dihadapi UKM saat mulai beralih ke digital. Menurut Sigit, tantangan utama adalah kurangnya pemahaman dan keterampilan teknologi.

“Banyak pelaku usaha kecil yang masih ragu karena merasa tidak paham teknologi atau menganggap digitalisasi itu mahal,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal ini, DKUKM Kabupaten Sukabumi menyediakan pelatihan digitalisasi bagi UKM.

“Kami memberikan pendampingan mulai dari cara menggunakan media sosial untuk promosi hingga pengelolaan toko online. Selain itu, kami juga membantu pelaku UKM untuk mendapatkan akses perangkat lunak yang terjangkau,” tambahnya.

Dorongan Transformasi Digital

DKUKM Kabupaten Sukabumi berkomitmen mendukung transformasi digital bagi UKM.

“Kami ingin semua UKM di Kabupaten Sukabumi siap bersaing di era digital. Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan untuk bertahan dan berkembang,” tegas Sigit Widarmadi.

Dengan adanya bimbingan dan fasilitas dari DKUKM, UKM di Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat lebih percaya diri dalam mengadopsi teknologi digital, membuka peluang lebih luas, dan meningkatkan kontribusi mereka terhadap perekonomian daerah.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir
Belum Genap Sepekan Dampingi Febrie, Hotman Paris Tiba-Tiba Mundur, Ada Apa?
Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif
Baru 1,5 Bulan Pimpin BGN, Nanik Deyang Pilih Mundur, Ini Alasannya
Usai Dikecam Organisasi Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Buka Suara dan Minta Maaf
Di Tengah Kritik soal Mental ASN, MenPAN-RB dan Kepala BKN Kompak Kirim Pesan Menyentuh
Vakum Lebih dari 10 Tahun, Pelatihan Metode Iqro Kembali Digelar di Palabuhanratu
Program MBG Diperdebatkan, Bakom RI Ungkap 56 Persen Siswa Lapar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:27 WIB

Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:56 WIB

Belum Genap Sepekan Dampingi Febrie, Hotman Paris Tiba-Tiba Mundur, Ada Apa?

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:13 WIB

Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:10 WIB

Baru 1,5 Bulan Pimpin BGN, Nanik Deyang Pilih Mundur, Ini Alasannya

Senin, 20 Juli 2026 - 17:58 WIB

Usai Dikecam Organisasi Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Buka Suara dan Minta Maaf

Berita Terbaru