28.000 Rekening Diduga Terlibat Judol, PPATK: Pemilik Tetap Bisa Akses Dana

- Admin

Senin, 19 Mei 2025 - 18:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

PPATK beberkan dua opsi buka blokir rekening terkait judol. | freepik.com

PPATK beberkan dua opsi buka blokir rekening terkait judol. | freepik.com

KumpalanNEWS – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) akhirnya angkat bicara mengenai maraknya pemblokiran massal rekening bank yang diduga terlibat dalam aktivitas judi online (judol). Fenomena ini bahkan turut menyeret nama pendiri platform media sosial Kasus, Andrew Darwis.

Melalui unggahan di akun X pribadinya pada Minggu, 18 Mei 2025, Andrew menyampaikan keluhannya terhadap pemblokiran rekening miliknya.

“Rekening Bank Jago diblokir sama Bank Jago atas perintah PPATK,” tulisnya. Unggahan tersebut kemudian viral dan memicu banyak tanggapan dari warganet yang mengaku mengalami hal serupa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal ini, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana memberikan klarifikasi melalui pernyataan resmi. Ia menyatakan bahwa pemblokiran dilakukan terhadap rekening-rekening yang tidak aktif dan berpotensi disalahgunakan.

“Langkah tegas ini diambil menyusul temuan puluhan ribu rekening yang terlibat dalam aktivitas ilegal, mulai dari penyimpanan dana hasil penipuan, jaringan narkoba, hingga praktik judi online,” ujar Ivan, dikutip Minggu, 18 Mei 2025.

PPATK mencatat sejak 2024 telah ditemukan lebih dari 28.000 rekening yang digunakan untuk deposit judi online. Sebagian besar berasal dari praktik jual beli rekening, sebuah modus yang kini semakin marak.

Meski demikian, Ivan menegaskan bahwa pemilik rekening tetap memiliki hak atas dana mereka. PPATK juga menyampaikan bahwa rekening yang diblokir masih dapat diaktifkan kembali melalui dua cara.

Pertama, pemilik rekening dapat mendatangi langsung cabang bank terkait untuk melakukan reaktivasi.
Kedua, mereka bisa menghubungi PPATK guna memperoleh informasi lebih lanjut terkait proses pembukaan blokir.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:38 WIB

Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan

Berita Terbaru