Wapres Gibran Turun ke Sukabumi: Jembatan Darurat Segera Dibangun, Warga Akan Direlokasi

- Admin

Sabtu, 8 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wapres Gibran tinjau jembatan putus di Simpenan dan banjir di Palabuhanratu, pastikan percepatan penanganan. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

i

Wapres Gibran tinjau jembatan putus di Simpenan dan banjir di Palabuhanratu, pastikan percepatan penanganan. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

KumpalanNEWS – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau jembatan putus di Kampung Bojongkopo, Kecamatan Simpenan, serta lokasi banjir di Kampung Gumelar, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Sabtu (8/3/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Wapres didampingi Bupati Sukabumi, Asep Japar, beserta sejumlah pejabat daerah dan instansi terkait. Rombongan meninjau langsung dampak bencana dan berdialog dengan warga terdampak.

Wapres Gibran menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil langkah strategis guna mempercepat proses pemulihan infrastruktur yang terdampak.

Salah satu langkah cepat yang diambil adalah pembangunan jembatan Bailey sebagai solusi sementara sebelum pembangunan jembatan permanen yang akan dimulai setelah Lebaran.

“Pemerintah akan segera membangun jembatan Bailey sebagai solusi sementara sebelum pembangunan jembatan permanen yang direncanakan mulai bulan April,” ujar Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti.

Selain infrastruktur jembatan, pemerintah juga berfokus pada pemulihan wilayah terdampak banjir akibat luapan Sungai Cipalabuan, yang merusak rumah warga serta fasilitas ibadah di sekitarnya.

Guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang, pemerintah akan melakukan pengerukan sungai dan menyiapkan relokasi bagi warga yang tinggal di bantaran Sungai Cipalabuan.

“Pemerintah akan mencarikan lahan untuk relokasi warga agar mereka dapat tinggal di tempat yang lebih aman,” tambah Diana.

Bupati Sukabumi, Asep Japar, menegaskan bahwa Pemkab Sukabumi siap menyediakan lahan untuk relokasi warga terdampak.

“Arahan dari Pak Wapres adalah memastikan relokasi warga, pengerukan Sungai Cipalabuan, serta pelebaran bantaran sungai,” tuturnya.

Berdasarkan data sementara, sedikitnya 145 rumah di Kampung Gumelar terdampak banjir bandang. Saat ini, pemerintah masih mengkaji lokasi yang akan dijadikan area relokasi bagi warga terdampak.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Salat Idulfitri 1447 H di Palabuhanratu, Bupati Ajak Perkuat Komitmen Bangun Sukabumi
Muhibah Ramadan Berakhir di Cidahu, Pemkab Sukabumi Fokus Percepatan Infrastruktur 2026
Bupati Sukabumi Pastikan Banyak Pembangunan Infrastruktur pada 2026
DPRD Kabupaten Sukabumi Setujui Dua Raperda Prakarsa tentang Lingkungan dan Penanggulangan Kebakaran
Rakor Operasi Ketupat Lodaya 2026, Wabup Sukabumi Minta Semua Lini Siaga Jelang Idulfitri
Jelang Idulfitri, Bupati Sukabumi Minta Camat Siaga Pastikan Pelayanan Tetap Optimal
Harga Bahan Pokok di PSM Palabuhanratu Stabil, Sejumlah Komoditas Alami Penurunan
Pemkab Sukabumi Gerak Cepat Tangani Pergerakan Tanah di Bantargadung

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:21 WIB

Salat Idulfitri 1447 H di Palabuhanratu, Bupati Ajak Perkuat Komitmen Bangun Sukabumi

Senin, 16 Maret 2026 - 18:43 WIB

Muhibah Ramadan Berakhir di Cidahu, Pemkab Sukabumi Fokus Percepatan Infrastruktur 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:44 WIB

Bupati Sukabumi Pastikan Banyak Pembangunan Infrastruktur pada 2026

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:08 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Setujui Dua Raperda Prakarsa tentang Lingkungan dan Penanggulangan Kebakaran

Senin, 9 Maret 2026 - 17:04 WIB

Rakor Operasi Ketupat Lodaya 2026, Wabup Sukabumi Minta Semua Lini Siaga Jelang Idulfitri

Berita Terbaru

Bupati Sukabumi pastikan pembangunan infrastruktur meningkat pada 2026. (Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Bupati Sukabumi Pastikan Banyak Pembangunan Infrastruktur pada 2026

Jumat, 13 Mar 2026 - 17:44 WIB

error: Content is protected !!