Percepat Penurunan Stunting, DPPKB Kabupaten Sukabumi Gelar Rakor Evaluasi Tim Pendamping Keluarga

- Admin

Selasa, 3 Desember 2024 - 15:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

KumpalanNEWS – Dalam upaya mempercepat penurunan stunting di wilayah Kabupaten Sukabumi, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi DPPKB sebagai salah satu anggota Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sukabumi.

Acara yang berlangsung selama dua hari ini, yakni pada 3 dan 4 Desember 2024, digelar di Aula Kantor DPPKB Kabupaten Sukabumi. Rakor ini melibatkan 10 Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengendalian Penduduk dan Penyuluhan (Dalduk) dari berbagai kecamatan.

Masing-masing UPTD mengirimkan tiga perwakilan dari unsur tenaga kesehatan (Nakes), anggota PKK, dan petugas Keluarga Berencana (KB), sehingga total peserta mencapai 15 orang dari setiap UPTD.

Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menjelaskan bahwa Rakor ini bertujuan meningkatkan efektivitas program percepatan penurunan stunting di wilayah Jawa Barat, khususnya Kabupaten Sukabumi.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program dengan melibatkan mitra kerja sehingga dapat berbagi pengalaman dan kendala yang dihadapi di lapangan,” ujarnya saat diwawancarai pada Selasa, 3 Desember 2024.

“Selain itu, peserta juga mendapatkan peningkatan pengetahuan dari pemateri, sehingga program di masyarakat dapat dijalankan secara lebih optimal,” sambungnya.

Pada hari pertama, Rakor melibatkan lima UPTD Dalduk dari Kecamatan Sukalarang, Sukaraja, Cisaat, Sukabumi, dan Kadudampit.

Sementara itu, di hari kedua, peserta berasal dari lima UPTD lainnya, yaitu Kecamatan Gunungguruh, Kebonpedes, Caringin, Cicantayan, dan Cibadak.

DPPKB berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara mitra kerja, meningkatkan kompetensi tim pendamping, dan pada akhirnya mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Sukabumi.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata
Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar
Sekda Sukabumi Lepas 720 Mahasiswa KKN Reguler UMMI, Dorong Jadi Agen Perubahan di Tengah Masyarakat
Bupati Sukabumi Dorong Perempuan Berperan Aktif, Pengurus DPAC KPPI se-Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik
Wabup Sukabumi Hadiri Puncak Seren Taun Kasepuhan Girijaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Adat
Bupati Sukabumi Hadiri Seren Taun ke-447 Kasepuhan Sinaresmi, Tegaskan Tradisi Sarat Nilai Luhur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:26 WIB

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:27 WIB

Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:30 WIB

Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar

Senin, 6 Juli 2026 - 17:37 WIB

Sekda Sukabumi Lepas 720 Mahasiswa KKN Reguler UMMI, Dorong Jadi Agen Perubahan di Tengah Masyarakat

Senin, 6 Juli 2026 - 17:36 WIB

Bupati Sukabumi Dorong Perempuan Berperan Aktif, Pengurus DPAC KPPI se-Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik

Berita Terbaru