Bupati Sukabumi Tekankan Transparansi dan Non-Diskriminasi dalam SPMB 2026

- Admin

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

SPMB 2026 di Sukabumi diminta transparan, adil, dan bebas diskriminasi. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

SPMB 2026 di Sukabumi diminta transparan, adil, dan bebas diskriminasi. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

KumpalanNEWS – Bupati Asep Japar meminta seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Sukabumi untuk mematuhi petunjuk teknis dan ketentuan yang berlaku dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Penegasan tersebut disampaikan saat penandatanganan komitmen bersama SPMB ramah tahun 2026.

Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya penerapan prinsip keterbukaan informasi, pelayanan yang ramah, serta pengawasan ketat agar masyarakat memperoleh kepastian dan keadilan dalam proses penerimaan peserta didik baru.

Ia juga meminta seluruh pihak menjamin prinsip non-diskriminasi pada setiap tahapan seleksi dan penerimaan siswa, termasuk mengutamakan hak peserta didik melalui jalur domisili, prestasi, mutasi, dan afirmasi sesuai aturan yang berlaku.

Selain itu, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga integritas proses penerimaan dengan pengawasan bersama guna mencegah terjadinya kecurangan, praktik percaloan, maupun penyalahgunaan kewenangan. Layanan administrasi pun diminta tetap ramah, informatif, dan mudah diakses oleh orang tua maupun wali siswa.

Menurutnya, penandatanganan komitmen bersama tersebut diharapkan mampu membangun sinergi dan tanggung jawab bersama dalam menciptakan sistem penerimaan murid baru yang berkualitas demi mendukung lahirnya generasi muda Kabupaten Sukabumi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena mengatakan, penandatanganan komitmen bersama menjadi bentuk kesepakatan konkret untuk mewujudkan sistem penerimaan yang layak bagi generasi muda.

Ia meminta seluruh kepala sekolah dan jajaran pelaksana menjalankan petunjuk teknis secara konsisten serta memastikan sosialisasi kepada masyarakat berjalan luas agar orang tua memahami prosedur, jadwal, dan kriteria penerimaan.

Deden juga mengimbau masyarakat untuk aktif memanfaatkan saluran informasi resmi dan segera melaporkan apabila menemukan kendala maupun hal-hal mencurigakan selama proses penerimaan berlangsung.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata
Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar
Sekda Sukabumi Lepas 720 Mahasiswa KKN Reguler UMMI, Dorong Jadi Agen Perubahan di Tengah Masyarakat
Bupati Sukabumi Dorong Perempuan Berperan Aktif, Pengurus DPAC KPPI se-Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik
Wabup Sukabumi Hadiri Puncak Seren Taun Kasepuhan Girijaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Adat
Bupati Sukabumi Hadiri Seren Taun ke-447 Kasepuhan Sinaresmi, Tegaskan Tradisi Sarat Nilai Luhur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:26 WIB

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:27 WIB

Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:30 WIB

Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar

Senin, 6 Juli 2026 - 17:37 WIB

Sekda Sukabumi Lepas 720 Mahasiswa KKN Reguler UMMI, Dorong Jadi Agen Perubahan di Tengah Masyarakat

Berita Terbaru