Hamzah Gurnita Soroti Infrastruktur dan Guru Ngaji di Reses Perdana

- Admin

Senin, 18 November 2024 - 19:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, menyerap aspirasi masyarakat terkait infrastruktur dan insentif guru ngaji dalam reses perdana di Desa Cidadap. 'Kondisi infrastruktur yang layak adalah hak masyarakat,' tegasnya.

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, menyerap aspirasi masyarakat terkait infrastruktur dan insentif guru ngaji dalam reses perdana di Desa Cidadap. 'Kondisi infrastruktur yang layak adalah hak masyarakat,' tegasnya.

KumpalanNEWS – Infrastruktur dan insentif bagi guru ngaji menjadi dua isu utama yang disorot anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, saat melakukan reses di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, pada Senin (18/11/2024).

Hamzah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan tema prioritas DPRD dan pemerintah daerah untuk tahun 2025.

“Sesuai tema untuk tahun 2025, yaitu infrastruktur, maka kondisi jalan dan fasilitas lainnya harus baik dan layak. Masyarakat harus merasakan manfaat dari infrastruktur yang berkualitas,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini seusai reses.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyebutkan sejumlah aspirasi warga terkait infrastruktur yang muncul dalam kegiatan tersebut, seperti perbaikan jalan, pembangunan sumur bor atau sarana air bersih, tembok penahan tanah (TPT), dan irigasi.

“Ada beberapa PR dan program yang harus saya kerjakan. Sebagai wakil rakyat, saya harus menampung aspirasi masyarakat agar keberadaan saya bermanfaat,” tambahnya.

Di sisi lain, Hamzah juga menyoroti pentingnya insentif bagi guru ngaji sebagai salah satu isu yang akan diperjuangkan Fraksi PKB melalui peraturan daerah (Perda) inisiatif DPRD.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami di Fraksi PKB. Kami akan memperjuangkan Perda terkait insentif guru ngaji ini di parlemen,” tegasnya.

Reses kali ini, yang merupakan agenda ketiga DPRD tahun 2024 sekaligus reses perdana Hamzah pasca-dilantik pada Agustus 2024, menurutnya juga menjadi ajang silaturahmi dengan masyarakat.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini juga menjadi momen untuk mempererat silaturahmi,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir
Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif
Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata
Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar
Sekda Sukabumi Lepas 720 Mahasiswa KKN Reguler UMMI, Dorong Jadi Agen Perubahan di Tengah Masyarakat
Bupati Sukabumi Dorong Perempuan Berperan Aktif, Pengurus DPAC KPPI se-Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:27 WIB

Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:13 WIB

Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:26 WIB

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:27 WIB

Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan

Berita Terbaru