Kejagung Tetapkan Tiga Mantan Pimpinan BGN sebagai Tersangka, Ribuan Motor Listrik SPPG Masih Tersimpan di Gudang Sentul

- Admin

Minggu, 7 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan motor listrik SPPG masih tersimpan di gudang Sentul di tengah penyidikan dugaan korupsi proyek Rp1 triliun. (Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

i

Ribuan motor listrik SPPG masih tersimpan di gudang Sentul di tengah penyidikan dugaan korupsi proyek Rp1 triliun. (Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

KumpalanNEWS– Penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) terus berkembang. Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka, yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.

Salah satu proyek yang menjadi fokus penyidikan adalah pengadaan 21.801 unit motor listrik operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan nilai anggaran mencapai sekitar Rp1 triliun.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, mengungkapkan bahwa proyek tersebut diduga mengalami penggelembungan anggaran atau mark up.

Dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung pada 3 Juni 2026, Syarief menyebut pengadaan 21.801 unit motor listrik itu memiliki total nilai proyek sekitar Rp1 triliun.

Seiring mencuatnya kasus tersebut, perhatian publik di media sosial turut tertuju pada keberadaan ribuan motor listrik SPPG yang hingga kini masih tersimpan di sebuah gudang di kawasan Sentul.

Berdasarkan unggahan akun Instagram Liputan Cikarang pada 7 Juni 2026, ribuan motor listrik berwarna biru dengan logo BGN terlihat masih terbungkus terpal dan tersimpan di area pergudangan. Kendaraan yang terdiri dari model skuter matik dan motor trail itu tampak belum digunakan serta masih berjajar rapi.

Kondisi tersebut disebut berbeda dibandingkan beberapa bulan sebelumnya. Pada April 2026, ribuan motor listrik itu masih tersimpan di area samping gudang milik produsen kendaraan listrik, Emmo Electric Mobility. Namun, jumlah kendaraan yang berada di lokasi kini terlihat semakin banyak hingga meluber ke area luar gudang dan halaman depan.

Di sekitar lokasi juga terlihat sebuah truk kontainer milik PT Yasa Artha Tunggal yang terparkir di kawasan pergudangan. Meski gerbang gudang terbuka, aktivitas di lokasi terpantau minim tanpa adanya lalu-lalang pekerja maupun kendaraan operasional selama proses pengamatan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola gudang terkait status penyimpanan maupun rencana distribusi kendaraan yang diperuntukkan bagi para Kepala SPPG tersebut.

Sebelumnya, saat masih menjabat sebagai Kepala BGN, Dadan Hindayana pernah menjelaskan bahwa harga pembelian motor listrik berada di bawah harga pasaran. Menurutnya, harga pasar kendaraan tersebut mencapai sekitar Rp52 juta per unit, sementara BGN melakukan pembelian dengan harga sekitar Rp42 juta per unit.

Dadan juga menyebut pengadaan motor listrik itu telah masuk dalam alokasi anggaran BGN tahun 2025 sebagai bagian dari dukungan operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Target awal pengadaan ditetapkan sebanyak 24.400 unit, namun realisasinya sekitar 21.800 unit.

Kini, pernyataan tersebut kembali menjadi sorotan setelah penyidik Kejaksaan Agung menemukan dugaan mark up dalam proyek pengadaan ribuan motor listrik SPPG bernilai Rp1 triliun yang tengah diselidiki.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Gaungkan Semangat “Saatnya Bekerja untuk Keadilan Iklim” pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
Wabup Sukabumi Dorong Santri Ponpes Assalam Putra Kuasai Sains dan Teknologi Saat Wisuda TMI 2026
Optimalisasi Layanan Informasi dan SP4N LAPOR, DKIP Sukabumi Tegaskan Komitmen Wujudkan Pelayanan Publik Akuntabel
Bupati Sukabumi Resmikan Gedung MUI, Dorong Jadi Pusat Syiar Islam dan Pemersatu Umat
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Sukabumi Ajak Masyarakat Perkuat Komitmen Kebangsaan
100 ASN Kabupaten Sukabumi Ikuti Fun Run 5 Km di Palabuhanratu, Sosialisasikan Road to ASN Run 2026
Pemkab Sukabumi Bentuk Pokja BSAN untuk Wujudkan Sekolah Aman dan Bebas Kekerasan
Pemkab Sukabumi Salurkan Daging Kurban dari Laznas Bakrie Amanah untuk Warga

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:32 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Mantan Pimpinan BGN sebagai Tersangka, Ribuan Motor Listrik SPPG Masih Tersimpan di Gudang Sentul

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:14 WIB

Pemkab Sukabumi Gaungkan Semangat “Saatnya Bekerja untuk Keadilan Iklim” pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:11 WIB

Wabup Sukabumi Dorong Santri Ponpes Assalam Putra Kuasai Sains dan Teknologi Saat Wisuda TMI 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:06 WIB

Optimalisasi Layanan Informasi dan SP4N LAPOR, DKIP Sukabumi Tegaskan Komitmen Wujudkan Pelayanan Publik Akuntabel

Senin, 1 Juni 2026 - 16:05 WIB

Bupati Sukabumi Resmikan Gedung MUI, Dorong Jadi Pusat Syiar Islam dan Pemersatu Umat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!