KumpalanNEWS– Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi melaksanakan kegiatan sosialisasi relokasi bagi warga penyintas bencana pergerakan tanah di Kampung Gempol, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjamin keselamatan serta keberlanjutan kehidupan masyarakat terdampak bencana.
Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menjelaskan bahwa relokasi merupakan solusi jangka panjang untuk menghadirkan hunian yang aman dan layak bagi para penyintas. Ia menegaskan, kawasan terdampak saat ini sudah tidak memungkinkan lagi untuk ditempati karena memiliki potensi risiko yang membahayakan keselamatan warga.
“Relokasi ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat. Kami ingin memastikan para penyintas memiliki tempat tinggal yang aman, layak, serta mampu mendukung kehidupan yang lebih baik ke depan,” ujar Sendi, Sabtu (7/2/2026).
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah melalui Dinas Perkim merencanakan pembangunan sebanyak 100 unit rumah di kawasan baru yang akan diberi nama Kampung Mubarakah. Kawasan tersebut disiapkan sebagai lingkungan hunian yang aman dari ancaman bencana, sekaligus dilengkapi dengan fasilitas pendukung dasar bagi kebutuhan warga.
“Kami berharap Kampung Mubarakah tidak hanya menjadi tempat tinggal baru, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan dan harapan bagi para penyintas untuk memulai kembali kehidupan mereka dengan rasa aman dan tenang,” tambahnya.
Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi berharap proses relokasi dan pembangunan hunian dapat berjalan lancar dengan dukungan seluruh pihak, sehingga pemulihan pascabencana ini benar-benar membawa keberkahan serta masa depan yang lebih baik bagi masyarakat terdampak.***






