Bupati Sukabumi: Festival Hari Nelayan Adalah Warisan Leluhur yang Harus Dilestarikan

- Admin

Rabu, 21 Mei 2025 - 15:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Puncak Hari Nelayan Palabuhanratu 2025 meriahkan budaya dan dorong ekonomi lokal. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Puncak Hari Nelayan Palabuhanratu 2025 meriahkan budaya dan dorong ekonomi lokal. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

KumpalanNEWS – Puncak perayaan Hari Nelayan Palabuhanratu ke-65 berlangsung meriah di Alun-alun Gadobangkong, Rabu (21/5/2025), dengan melibatkan ribuan warga dan ditandai arak-arakan budaya dari Pendopo Palabuhanratu.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, didampingi Wakil Bupati H. Andreas, Sekda, serta unsur Forkopimda.

Rangkaian acara turut diramaikan pertunjukan seni tradisional dan kegiatan kemasyarakatan lainnya. Perayaan tahunan masyarakat pesisir ini tak hanya menjadi ajang syukur atas hasil laut, tetapi juga tampil sebagai atraksi budaya berskala nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi menegaskan pentingnya pelestarian budaya warisan leluhur. “Festival ini menyimpan nilai budaya yang tak ternilai dan sudah diwariskan turun-temurun. Menjaga dan mempromosikan kekayaan budaya adalah bagian dari menjaga jati diri daerah,” ujar Asep Japar.

Ia juga menyebutkan bahwa Hari Nelayan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat, khususnya melalui atraksi budaya dan produk ekonomi kreatif yang disuguhkan kepada wisatawan.

“Festival ini adalah etalase budaya dan kekayaan alam yang memperkuat pariwisata berkelanjutan di kawasan Geopark Ciletuh,” tambahnya.

Ketua Panitia Hari Nelayan 2025, Nandang, menyampaikan bahwa perayaan tahun ini digelar sejak 20 April hingga 31 Mei dan berhasil menggerakkan ekonomi lokal hingga Rp2,2 miliar. Ia juga mengapresiasi kekompakan masyarakat nelayan dalam menyukseskan acara, meski minim dukungan sponsor.

Nandang menambahkan, Festival Hari Nelayan kembali masuk dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata untuk ketiga kalinya.

Di momen puncak acara, Bupati Sukabumi menyerahkan santunan kepada penerima manfaat dan menerima piagam penghargaan dari Kementerian Pariwisata sebagai salah satu dari 110 event terbaik nasional versi KEN 2025.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026
Sekda Sukabumi Hadiri Persiapan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Leuwidingding
Festival Kopi, Bupati Sukabumi Ingin Kukuhkan Kembali Popularitas “Black Gold”
Bupati Sukabumi Hadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan
Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026
KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi, Bupati Asep Japar Tekankan Pentingnya Bimbingan Ulama
Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda
Jembatan Merah Putih Cihujung Diresmikan, Dandim: Sangat Penting untuk Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026

Jumat, 4 September 2026 - 17:02 WIB

Sekda Sukabumi Hadiri Persiapan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Leuwidingding

Kamis, 3 September 2026 - 20:36 WIB

Festival Kopi, Bupati Sukabumi Ingin Kukuhkan Kembali Popularitas “Black Gold”

Kamis, 3 September 2026 - 15:47 WIB

Bupati Sukabumi Hadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan

Kamis, 3 September 2026 - 15:39 WIB

Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru