Pemkab Sukabumi Berlakukan Status Tanggap Darurat Bencana di Simpenan, Lengkong, dan Palabuhanratu

- Admin

Minggu, 9 Maret 2025 - 19:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Tiga kecamatan di Sukabumi berstatus tanggap darurat akibat banjir dan longsor. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Tiga kecamatan di Sukabumi berstatus tanggap darurat akibat banjir dan longsor. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

KumpalanNEWS – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor di tiga kecamatan, yakni Simpenan, Lengkong, dan Palabuhanratu.

Keputusan ini berdasarkan Keputusan Bupati Sukabumi Nomor 300.2.1/Kep.189-BPBD/2025.

Bupati Sukabumi, Asep Japar, mengungkapkan bahwa penetapan status tanggap darurat dilakukan sebagai langkah percepatan dalam menangani dampak bencana yang terjadi pada Kamis, 6 Maret 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banjir dan tanah longsor mengakibatkan kerusakan rumah, harta benda, serta infrastruktur vital seperti jalan, irigasi, dan jembatan. Oleh karena itu, status tanggap darurat diberlakukan untuk mempercepat penanganan,” ujar Asep Japar di Palabuhanratu, Sabtu, 8 Maret 2025.

Selama masa tanggap darurat yang berlangsung dari 6 hingga 12 Maret 2025, pemerintah daerah akan mengerahkan seluruh sumber daya, termasuk personel, peralatan, logistik, dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.

“Semua langkah yang diambil bersifat cepat, tepat, dan terpadu sesuai dengan prosedur tanggap darurat,” tegasnya.

Dengan status ini, diharapkan dampak bencana dapat diminimalkan serta pemulihan dapat dilakukan lebih efektif.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Berita Terbaru

Kejuaraan ASBKI Piala Bupati Sukabumi diikuti 130 atlet muda. Wabup H. Andreas tekankan disiplin, keberanian, ketekunan, dan sportivitas. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda

Sabtu, 29 Agu 2026 - 16:07 WIB