DPPKB Kabupaten Sukabumi Gaungkan Program ‘GENTING’ untuk Wujudkan Indonesia Emas

- Admin

Selasa, 24 Desember 2024 - 17:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

DPPKB Kabupaten Sukabumi gelar pertemuan strategis bersama IPB dan BKKBN untuk mempercepat penurunan stunting melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor. | Foto: Istimewa

DPPKB Kabupaten Sukabumi gelar pertemuan strategis bersama IPB dan BKKBN untuk mempercepat penurunan stunting melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor. | Foto: Istimewa

KumpalanNEWS – Direktorat Perencanaan Pengendalian Penduduk, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, menggelar pertemuan tindak lanjut hasil pendampingan Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sukabumi pada tahun 2024.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Sukabumi pada Selasa, 24 Desember 2024, ini juga menjadi ajang sosialisasi program inovatif “Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting” (GENTING).

Direktur Perencanaan Pengendalian Penduduk, Munawar Asikin, mengatakan bahwa diselenggarakannya kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi lintas sektor dalam mempercepat penurunan prevalensi stunting yang ditargetkan sebesar 14% pada tahun 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penurunan ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” katanya, Selasa, (24/12).

Sementara itu, Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, mengakui bahwa tantangan Kabupaten Sukabumi cukup besar. Tingkat stunting di daerah ini mencapai 27%, jauh di atas rata-rata nasional.

“Tentu kegiatan ini harus terus kita dukung sebagai ikhtiar menuju Indonesia Emas yang bebas dari stunting,” ujar Uus.

Strategi Nasional Penurunan Stunting

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, strategi percepatan penurunan stunting melibatkan lima pilar utama, yaitu; Komitmen dan visi kepemimpinan, Kampanye nasional dan perubahan perilaku, Konvergensi program di pusat, daerah, dan desa, Peningkatan gizi dan ketahanan pangan, Pengembangan sistem, data, informasi, riset, dan inovasi.

Intervensi dilakukan melalui pendekatan gizi spesifik untuk penyebab langsung dan gizi sensitif untuk penyebab tidak langsung. Dalam rangka melaksanakan pilar kelima, perguruan tinggi memegang peran strategis melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Peran Perguruan Tinggi

Pada tahun 2024, BKKBN bekerja sama dengan empat perguruan tinggi, salah satunya IPB, yang memberikan pendampingan di Kabupaten Sukabumi. Program ini telah dilakukan di Desa Gede Pangrango dan Desa Sukamanis, Kecamatan Kadudampit. Perguruan tinggi berkontribusi dalam penguatan kapasitas pemerintah daerah, pengembangan intervensi efektif, dan pembelajaran praktik baik.

Program Genting sebagai Inovasi Baru

Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) menjadi inovasi BKKBN untuk menurunkan stunting. Program ini memberikan bantuan nutrisi dan edukasi kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Dukungan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026
Sekda Sukabumi Hadiri Persiapan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Leuwidingding
Festival Kopi, Bupati Sukabumi Ingin Kukuhkan Kembali Popularitas “Black Gold”
Bupati Sukabumi Hadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan
Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026
KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi, Bupati Asep Japar Tekankan Pentingnya Bimbingan Ulama
Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda
Jembatan Merah Putih Cihujung Diresmikan, Dandim: Sangat Penting untuk Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026

Jumat, 4 September 2026 - 17:02 WIB

Sekda Sukabumi Hadiri Persiapan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Leuwidingding

Kamis, 3 September 2026 - 20:36 WIB

Festival Kopi, Bupati Sukabumi Ingin Kukuhkan Kembali Popularitas “Black Gold”

Kamis, 3 September 2026 - 15:47 WIB

Bupati Sukabumi Hadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan

Kamis, 3 September 2026 - 15:39 WIB

Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru