Mobil Hias DLH Sukabumi Tampilkan Pesan Konservasi di Karnaval Sukabumi Suka Bunga

- Admin

Minggu, 8 September 2024 - 16:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

KumpalanNEWS – Dalam perhelatan Karnaval Sukabumi Suka Bunga tahun ini, mobil hias dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi menjadi pusat perhatian masyarakat. Dengan desain yang sarat makna, mobil ini menyampaikan pesan penting tentang pelestarian lingkungan dan pemanfaatan sumber daya air secara berkelanjutan.

Dipimpin oleh Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, mobil hias tersebut menghadirkan replika kawasan catchment area atau wilayah penangkapan air. Desainnya menggambarkan aliran air dari pegunungan menuju sungai dan sawah, yang merefleksikan keseimbangan antara konservasi lingkungan dan pemanfaatan air yang bijak.

Bagian depan mobil dihiasi dengan air terjun mini yang dikelilingi bunga-bunga segar khas Sukabumi, mencerminkan keindahan dan potensi besar pariwisata alam daerah tersebut. Menurut Prasetyo, tampilan ini bukan sekadar hiasan, melainkan membawa pesan mendalam tentang pentingnya menjaga lingkungan demi keberlanjutan hidup manusia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mobil hias ini merepresentasikan keindahan dan keberlanjutan catchment area, yang menjadi fondasi utama bagi sektor pertanian, kehidupan masyarakat, serta industri di Sukabumi,” ujar Prasetyo, (8/9).

Selain itu, replika pegunungan dan air terjun juga berfungsi sebagai simbol potensi pariwisata alam Sukabumi. Sementara itu, bunga-bunga segar yang menghiasi mobil menjadi lambang keanekaragaman hayati yang harus dilestarikan.

Bagian lain dari mobil hias menggambarkan kawasan pemukiman pedesaan dan industri agroindustri, mencerminkan upaya masyarakat dalam mengelola sumber daya alam secara bijak untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi tanpa merusak keseimbangan lingkungan.

“Catchment area sangat penting, bukan hanya untuk pertanian tetapi juga untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi pemukiman dan industri,” tegas Prasetyo.

Melalui kehadiran mobil hias ini, DLH Kabupaten Sukabumi ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus mendorong pengembangan pariwisata dan agroindustri yang berkelanjutan.

“Melalui Karnaval Sukabumi Suka Bunga, mari kita terus memupuk gaya hidup ramah lingkungan dan bersama-sama menjaga catchment area untuk masa depan yang lebih baik,” tutup Prasetyo.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026
Sekda Sukabumi Hadiri Persiapan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Leuwidingding
Festival Kopi, Bupati Sukabumi Ingin Kukuhkan Kembali Popularitas “Black Gold”
Bupati Sukabumi Hadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan
Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026
KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi, Bupati Asep Japar Tekankan Pentingnya Bimbingan Ulama
Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda
Jembatan Merah Putih Cihujung Diresmikan, Dandim: Sangat Penting untuk Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026

Jumat, 4 September 2026 - 17:02 WIB

Sekda Sukabumi Hadiri Persiapan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Leuwidingding

Kamis, 3 September 2026 - 20:36 WIB

Festival Kopi, Bupati Sukabumi Ingin Kukuhkan Kembali Popularitas “Black Gold”

Kamis, 3 September 2026 - 15:47 WIB

Bupati Sukabumi Hadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan

Kamis, 3 September 2026 - 15:39 WIB

Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru