RSUD Sekarwangi Hadirkan Layanan Kesehatan Jantung, Bupati: Semua Lapisan Masyarakat Harus Terlayani

- Redaksi

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

RSUD Sekarwangi mulai menghadirkan layanan diagnostik jantung melalui fasilitas Cath Lab. (Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

RSUD Sekarwangi mulai menghadirkan layanan diagnostik jantung melalui fasilitas Cath Lab. (Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

KumpalanNEWS – RSUD Sekarwangi terus mengembangkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi. Salah satu upaya terbaru dilakukan dengan menghadirkan layanan kesehatan jantung melalui fasilitas Cath Lab (Catheterization Laboratory).

Pengembangan layanan tersebut ditandai dengan pelaksanaan perdana proctorship Diagnostik Invasif Non Bedah (DINB) pada Selasa, 3 November 2026.

Direktur Utama RSUD Sekarwangi, dr. H. Asep Suherman mengatakan, proctorship merupakan program pendampingan langsung oleh dokter ahli kepada dokter dan tim medis untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan tindakan diagnostik jantung menggunakan kateter tanpa operasi terbuka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pelaksanaan perdana tersebut, RSUD Sekarwangi menghadirkan dokter ahli dari RSUP Hasan Sadikin. Pendampingan itu telah dilakukan terhadap tiga pasien.

“Dengan pendampingan dari dokter ahli RSUP Hasan Sadikin, hari ini kami telah melaksanakan tindakan terhadap tiga pasien,” ujarnya.

Asep Suherman menjelaskan, perkembangan layanan tersebut berlangsung relatif cepat. Pasalnya, proctorship dapat dilaksanakan hanya beberapa bulan setelah fasilitas Cath Lab tersedia di RSUD Sekarwangi.

“Juni bangunan jadi, Agustus peresmian, dan November ini kita sudah proctoring,” ucapnya.

Ia berharap, melalui pendampingan dan pelatihan berkelanjutan, pelayanan kesehatan jantung di RSUD Sekarwangi nantinya dapat dilakukan secara mandiri oleh tenaga medis setempat.

Dengan demikian, masyarakat Kabupaten Sukabumi tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah ketika membutuhkan penanganan kegawatdaruratan jantung.

“Mudah-mudahan masyarakat Kabupaten Sukabumi tidak perlu dirujuk ke luar daerah apabila ada kegawatdaruratan jantung. Bisa dilayani di Sekarwangi. Terima kasih Pak Bupati. Terima kasih Pak Menteri,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat atas bantuan fasilitas Cath Lab yang kini telah dimanfaatkan untuk pelayanan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, dukungan peralatan dari Kementerian Kesehatan serta pendampingan dokter ahli dari RSUP Hasan Sadikin telah memungkinkan RSUD Sekarwangi melaksanakan proctorship DINB.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan masyarakat berterima kasih. Ini menjadi harapan hidup bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung operasional Cath Lab. Dukungan tersebut mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), pemeliharaan peralatan, hingga pengembangan layanan kesehatan jantung.

Selain itu, Pemkab Sukabumi akan terus mengirimkan dokter dan perawat untuk mengikuti pelatihan lanjutan di RSUP Hasan Sadikin hingga RSUD Sekarwangi mampu menjalankan pelayanan secara mandiri.

Asep Japar juga menekankan bahwa fasilitas Cath Lab harus dapat diakses seluruh lapisan masyarakat, termasuk peserta BPJS Kesehatan dan warga kurang mampu.

“Kami juga akan terus mengirimkan dokter dan perawat untuk pelatihan lanjutan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin, sampai RSUD Sekarwangi benar-benar mandiri. Termasuk Cat Lab ini harus bisa diakses seluruh masyarakat, baik peserta BPJS maupun masyarakat kurang mampu,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, keberadaan fasilitas Cath Lab membuat Kabupaten Sukabumi kini memiliki rumah sakit yang dapat menangani penyakit jantung tanpa harus selalu merujuk pasien ke luar daerah.

“Dengan ada Cat Lab, harapannya pasien dengan penyakit jantung bisa langsung ditindak di Sukabumi tanpa harus ke luar daerah lagi,” bebernya.

Selain mendorong peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan, Budi juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui pola hidup sehat. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan mengatur pola makan, menjaga waktu tidur, serta rutin berolahraga.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, termasuk mengukur tekanan darah, kolesterol, gula darah, dan indeks massa tubuh (BMI).

“Cek juga kesehatan dengan mengukur tekanan darah, kolesterol, gula darah, dan BMI. Itu dijaga, risiko kematian berkurang,” terangnya.

Menurutnya, penurunan risiko kematian diharapkan dapat meningkatkan angka harapan hidup masyarakat Indonesia. Saat ini, angka harapan hidup nasional berada di kisaran 72 tahun dan diharapkan meningkat menjadi 76 tahun, bahkan menyamai negara maju yang mencapai sekitar 84 tahun.

“Angka harapan hidup masyarakat Indonesia di 72 tahun. Semoga bisa terus meningkat menjadi 76. Bahkan di negara maju sampai 84,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622 Sukabumi Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis, Warga Mekarjaya Merasa Terbantu
HUT ke-64 PWRI, Bupati Sukabumi Sebut Pengalaman dan Dedikasi Purnabakti Jadi Inspirasi Generasi Penerus
Pemkab Sukabumi Siapkan 200 Personel Satlinmas untuk Ikuti Apel Akbar Tingkat Provinsi Jawa Barat
TMMD ke-130 Kodim 0622 Sukabumi, Rehabilitasi Masjid Al Barokah Capai 82 Persen, Warga Terharu
Wabup Sukabumi Hadiri Haul KH. Hasan Ali Tamimi dan Umi Hj. Iis Masitoh, Tegaskan Peran Ulama dan Pesantren
Panen Melon TSM Farm, Wabup Sukabumi Dorong Kerja Sama Antardesa untuk Kembangkan Potensi Pertanian
Bupati Sukabumi Lantik Pengurus GOW 2026-2031, Minta Perkuat Soliditas dan Pemberdayaan Perempuan
Wabup Andreas Minta PWI Kabupaten Sukabumi Kawal Pembangunan dan Sajikan Informasi Edukatif

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:41 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622 Sukabumi Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis, Warga Mekarjaya Merasa Terbantu

Selasa, 3 November 2026 - 19:40 WIB

HUT ke-64 PWRI, Bupati Sukabumi Sebut Pengalaman dan Dedikasi Purnabakti Jadi Inspirasi Generasi Penerus

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

RSUD Sekarwangi Hadirkan Layanan Kesehatan Jantung, Bupati: Semua Lapisan Masyarakat Harus Terlayani

Senin, 2 November 2026 - 19:42 WIB

Pemkab Sukabumi Siapkan 200 Personel Satlinmas untuk Ikuti Apel Akbar Tingkat Provinsi Jawa Barat

Senin, 2 November 2026 - 16:44 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0622 Sukabumi, Rehabilitasi Masjid Al Barokah Capai 82 Persen, Warga Terharu

Berita Terbaru