Harga Bahan Pokok di PSM Palabuhanratu Stabil, Sejumlah Komoditas Alami Penurunan

- Admin

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Harga bahan pokok di PSM Palabuhanratu stabil di pertengahan Ramadan, sejumlah komoditas bahkan mengalami penurunan. (Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Harga bahan pokok di PSM Palabuhanratu stabil di pertengahan Ramadan, sejumlah komoditas bahkan mengalami penurunan. (Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

KumpalanNEWS – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Semi Modern Palabuhanratu terpantau stabil pada pertengahan Ramadan 1447 Hijriah. Bahkan, beberapa komoditas utama mengalami penurunan harga meski kebutuhan masyarakat meningkat selama bulan puasa.

Kepala UPTD PSM Palabuhanratu, Uus Heriyanto melalui enumerator atau pencatat harga, Maulana menyampaikan bahwa tren harga kebutuhan pokok mulai menunjukkan kestabilan memasuki pertengahan Ramadan.

“Perkembangan hari ini, kebutuhan pokok pada tren pertengahan Ramadan mulai relatif stabil. Ada beberapa komoditas yang turun,” ujar Maulana, Kamis (5/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, harga cabai keriting yang sebelumnya berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp35 ribu per kilogram. Sementara harga telur ayam yang sempat mencapai Rp30–31 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp29 ribu per kilogram.

Selain itu, harga daging sapi juga mengalami penurunan dari Rp135 ribu per kilogram menjadi Rp130 ribu per kilogram.

“Adapun komoditas lainnya masih relatif stabil dan belum menunjukkan kenaikan signifikan,” katanya.

Menurut Maulana, sejak awal Ramadan hingga saat ini kondisi harga bahan pokok di pasar tersebut masih tergolong aman dan terkendali. Ketersediaan stok juga dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pihak UPTD PSM Palabuhanratu akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan harga hingga menjelang Idulfitri. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Ia menambahkan, apabila terjadi kenaikan harga, umumnya dipengaruhi oleh faktor cuaca yang berdampak pada produksi serta distribusi komoditas pangan.

“Pengawasan akan terus diperketat guna menjaga stabilitas harga dan memastikan pasokan tetap tersedia bagi masyarakat hingga Lebaran,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026
Sekda Sukabumi Hadiri Persiapan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Leuwidingding
Festival Kopi, Bupati Sukabumi Ingin Kukuhkan Kembali Popularitas “Black Gold”
Bupati Sukabumi Hadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan
Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026
KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi, Bupati Asep Japar Tekankan Pentingnya Bimbingan Ulama
Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda
Jembatan Merah Putih Cihujung Diresmikan, Dandim: Sangat Penting untuk Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026

Jumat, 4 September 2026 - 17:02 WIB

Sekda Sukabumi Hadiri Persiapan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Leuwidingding

Kamis, 3 September 2026 - 20:36 WIB

Festival Kopi, Bupati Sukabumi Ingin Kukuhkan Kembali Popularitas “Black Gold”

Kamis, 3 September 2026 - 15:47 WIB

Bupati Sukabumi Hadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan

Kamis, 3 September 2026 - 15:39 WIB

Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru