Tinjau Kesiapan Pangan Jelang Nataru 2026, Bupati Sukabumi Pastikan Stok Aman dan Terkendali

- Admin

Sabtu, 20 Desember 2025 - 16:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Stok pangan Sukabumi jelang Nataru 2026 dipastikan aman dan terkendali. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Stok pangan Sukabumi jelang Nataru 2026 dipastikan aman dan terkendali. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

KumpalanNEWS – Bupati Sukabumi Asep Japar memastikan ketersediaan bahan pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 di Kabupaten Sukabumi berada dalam kondisi aman dan terkendali. Kepastian tersebut disampaikan setelah dirinya melakukan peninjauan langsung terhadap ketersediaan dan harga pangan di Pasar Cibadak, Sabtu (20/12/2025).

Bupati menyampaikan bahwa berbagai kebutuhan pokok masyarakat masih tersedia dengan baik. Menurutnya, stok pangan strategis seperti beras, telur, dan komoditas lainnya dipastikan mencukupi hingga beberapa bulan ke depan.

Ia menegaskan, ketersediaan pangan di Kabupaten Sukabumi diproyeksikan aman setidaknya hingga Maret 2026, dengan stok yang tergolong melimpah untuk sejumlah komoditas utama.

Meski demikian, Bupati mengakui adanya kenaikan harga pada beberapa jenis pangan, seperti ayam dan telur. Namun, kenaikan tersebut dinilai masih berada dalam batas kewajaran dan belum mengganggu stabilitas pasokan maupun daya beli masyarakat.

Selain memastikan ketersediaan pangan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca. Curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir telah menyebabkan terjadinya bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah.

Bupati menegaskan bahwa seluruh jajaran perangkat daerah, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, telah diinstruksikan untuk tetap siaga, baik dalam menghadapi momentum Nataru maupun potensi dampak cuaca ekstrem.

Ia juga meminta para kepala perangkat daerah dan camat untuk selalu siap bergerak cepat apabila terjadi situasi darurat, sehingga penanganan di lapangan dapat dilakukan secara optimal dan responsif.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata
Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar
Sekda Sukabumi Lepas 720 Mahasiswa KKN Reguler UMMI, Dorong Jadi Agen Perubahan di Tengah Masyarakat
Bupati Sukabumi Dorong Perempuan Berperan Aktif, Pengurus DPAC KPPI se-Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik
Wabup Sukabumi Hadiri Puncak Seren Taun Kasepuhan Girijaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Adat
Bupati Sukabumi Hadiri Seren Taun ke-447 Kasepuhan Sinaresmi, Tegaskan Tradisi Sarat Nilai Luhur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:26 WIB

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:27 WIB

Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:30 WIB

Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar

Senin, 6 Juli 2026 - 17:37 WIB

Sekda Sukabumi Lepas 720 Mahasiswa KKN Reguler UMMI, Dorong Jadi Agen Perubahan di Tengah Masyarakat

Berita Terbaru