KumpalanNEWS – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengambil langkah proaktif dalam menangani dampak cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah wilayah. Wakil Bupati Sukabumi Andreas turun langsung memantau wilayah terdampak bencana di Kecamatan Cicurug, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Dalam pemantauan tersebut, Wabup didampingi Camat Cicurug, perwakilan BPBD, Dinas Sosial, serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).
Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi diketahui berdampak terhadap kerusakan sejumlah infrastruktur dan menyebabkan pohon tumbang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan di sejumlah titik yang dinilai rawan. Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hujan deras berlangsung dalam waktu cukup lama.
Monitoring kali ini dipusatkan di SMPN 2 Cicurug, Desa Purwasari. Di lokasi tersebut, Wakil Bupati melihat langsung kondisi wilayah terdampak sekaligus menerima laporan mengenai situasi terkini dari unsur kewilayahan dan perangkat daerah terkait.
Pemerintah daerah memastikan penanganan dampak bencana dilakukan secara cepat dan terkoordinasi, terutama dalam menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
Wabup Andreas juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur di lapangan. Informasi mengenai perkembangan kondisi wilayah harus terus diperbarui sehingga langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat dan cepat.
Bagi pemerintah daerah, penanganan bencana tidak hanya dilakukan ketika musibah terjadi. Kecepatan penyampaian informasi, koordinasi antarunsur, serta perlindungan terhadap masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi darurat akibat cuaca ekstrem.***








Komentar