Kelurahan Palabuhanratu Resmikan Tugu Ikan Layur sebagai Ikon dan Penanda Wilayah

- Admin

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tugu Ikan Layur kini menjadi ikon dan penanda wilayah Kelurahan Palabuhanratu. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

i

Tugu Ikan Layur kini menjadi ikon dan penanda wilayah Kelurahan Palabuhanratu. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

KumpalanNEWS – Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi kini memiliki penanda wilayah sekaligus ikon baru berupa Tugu Ikan Layur. Tugu yang berdiri di kawasan Kantor Kelurahan Palabuhanratu tersebut menjadi simbol kebanggaan masyarakat pesisir dan representasi jati diri warga setempat.

Tugu ikan layur ini tidak sekadar menjadi bangunan fisik, melainkan lahir dari gagasan dan kecintaan warga Palabuhanratu terhadap identitas daerahnya. Ikan layur dipilih karena merupakan komoditas khas yang telah puluhan tahun melekat dalam kehidupan masyarakat nelayan Palabuhanratu.

Lurah Palabuhanratu, Yadi Supriadi, menjelaskan bahwa pembangunan tugu tersebut berangkat dari realitas keseharian masyarakat. Menurutnya, ikan layur bukan hanya hasil laut, tetapi juga simbol ketekunan serta keberlangsungan hidup warga pesisir.

“Ikan layur adalah salah satu komoditas yang paling sering didapatkan nelayan di sini. Bahkan masyarakat yang sekadar memancing pun lebih banyak memperoleh ikan layur dibandingkan jenis ikan lainnya,” ujar Yadi, Jumat (6/2/2026).

Sebagai putra asli Palabuhanratu, Yadi mengaku pembangunan tugu tersebut juga menjadi bentuk kecintaannya terhadap kampung halaman. Ia berharap, selama masa kepemimpinannya, terdapat jejak yang memiliki makna dan dapat dikenang oleh masyarakat.

“Kami ingin ada kenangan dari masa kepemimpinan saya. Sesuatu yang sederhana, tetapi bermakna bagi masyarakat Palabuhanratu,” tuturnya.

Saat ini, progres pembangunan tugu ikan layur telah mencapai sekitar 95 persen. Meski di tengah masyarakat terdapat beragam pandangan, Yadi menyebut respons warga secara umum sangat positif. Banyak yang menilai tugu tersebut benar-benar mencerminkan karakter Palabuhanratu sebagai wilayah pesisir dengan potensi ikan layur yang melimpah.

Ia berharap keberadaan tugu ikan layur dapat menumbuhkan semangat baru dalam menata wilayah. Lebih dari sekadar simbol visual, ikon tersebut diharapkan mampu menginspirasi para pemangku kebijakan di tingkat desa dan kelurahan.

“Kantor adalah rumah kedua. Harus dibuat nyaman, rapi, dan tertata. Dari situlah semangat membangun wilayah bisa tumbuh,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sukabumi: KORMI Harus Hadir Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Wabup Sukabumi Dorong Petani Tingkatkan Kapasitas dan Menyesuaikan Diri dengan Kebutuhan Pasar
Wabup Sukabumi Ajak Santri Jaga Semangat Belajar di Haflah Akhirussanah Ponpes Al-Qur’an Alqirom Asysyamsiah
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sukabumi Gelar Upacara dan Sampaikan Amanat Presiden
Bupati Sukabumi Kukuhkan Sekda dan Lantik 95 ASN, Tegaskan Sistem Merit Jadi Dasar Pengembangan Karier
Pemkab Sukabumi Sosialisasikan Program BEREHAN untuk Perkuat Ekonomi Daerah dan Peternak Lokal
Wabup Sukabumi Dorong UMKM Manfaatkan Teknologi untuk Perluas Pasar
Bupati Sukabumi Apresiasi Peran Bidan pada Peringatan HUT Ke-75 IBI

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:09 WIB

Bupati Sukabumi: KORMI Harus Hadir Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:07 WIB

Wabup Sukabumi Dorong Petani Tingkatkan Kapasitas dan Menyesuaikan Diri dengan Kebutuhan Pasar

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:05 WIB

Wabup Sukabumi Ajak Santri Jaga Semangat Belajar di Haflah Akhirussanah Ponpes Al-Qur’an Alqirom Asysyamsiah

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:28 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sukabumi Gelar Upacara dan Sampaikan Amanat Presiden

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:19 WIB

Bupati Sukabumi Kukuhkan Sekda dan Lantik 95 ASN, Tegaskan Sistem Merit Jadi Dasar Pengembangan Karier

Berita Terbaru

error: Content is protected !!