Lewat Silaturahmi Budaya, Santri Didorong Lestarikan Islam Nusantara yang Moderat dan Toleran

- Admin

Jumat, 10 Oktober 2025 - 23:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Wabup Sukabumi ajak santri jadi pelopor perubahan dan penjaga nilai kebangsaan. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Wabup Sukabumi ajak santri jadi pelopor perubahan dan penjaga nilai kebangsaan. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

KumpalanNEWS – Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, mengajak para santri untuk terus menjadi penggerak perubahan sekaligus penjaga nilai kebangsaan di tengah derasnya arus modernisasi. Ajakan itu disampaikannya saat menghadiri Silaturahmi Budaya Hari Santri 2025 di Alun-Alun Palabuhanratu, Jumat malam (10/10/2025).

Dalam sambutannya, Andreas menegaskan bahwa peringatan Hari Santri bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk mengenang perjuangan para santri dan pesantren sejak lahirnya Resolusi Jihad 1945.

“Semangatnya tetap sama, yaitu menjaga agama, membela tanah air, dan menegakkan kemanusiaan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai kegiatan silaturahmi budaya menjadi bukti bahwa dakwah dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk seni dan tradisi.

“Budaya adalah bagian dari karakter santri. Lewat musik hadrah, pencak silat, dan kesenian lokal, santri menjaga nilai-nilai Islam Nusantara yang moderat, toleran, seimbang, dan adil,” tutur Wabup.

Andreas menekankan bahwa jihad santri masa kini bukan lagi dilakukan dengan senjata, melainkan melalui ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, dan moralitas. Ia berharap para santri dapat menjadi pelopor toleransi, penggerak ekonomi rakyat, sekaligus penjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan santri dan pengembangan pesantren. Sejumlah program kolaboratif telah dijalankan, seperti pelatihan wirausaha santri, digitalisasi pesantren, serta pelestarian budaya lokal.

Menutup sambutannya, Andreas berpesan agar seluruh masyarakat menjaga ketertiban dan keamanan selama peringatan Hari Santri berlangsung. “Jangan biarkan citra santri tercoreng oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jembatan Merah Putih Cihujung Diresmikan, Dandim: Sangat Penting untuk Masyarakat
Jembatan Merah Putih Presisi di Cibadak Diresmikan, Bupati Minta Warga Menjaga
DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna, Bahas Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata
327 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Bupati Sukabumi Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
Dentuman Tambur Tandai Dimulainya Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156
Plara Fest Diharapkan Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Palabuhanratu
Wabup Sukabumi Tegaskan Pramuka Jadi Wadah Strategis Bangun Karakter Generasi Muda
Bupati dan DPRD Sukabumi Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Raperda Disabilitas Disetujui

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Jembatan Merah Putih Cihujung Diresmikan, Dandim: Sangat Penting untuk Masyarakat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi di Cibadak Diresmikan, Bupati Minta Warga Menjaga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:39 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna, Bahas Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:02 WIB

327 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Bupati Sukabumi Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Dentuman Tambur Tandai Dimulainya Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156

Berita Terbaru