Terungkap! Harga Asli LPG 3 Kg Rp42.750, Subsidi Pemerintah Capai Rp80,2 Triliun

- Admin

Senin, 10 Februari 2025 - 02:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Subsidi LPG 3 kg capai Rp80,2 triliun! Pemerintah terus berupaya menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat. | Hallo Sukabumi / Anggriawan

Subsidi LPG 3 kg capai Rp80,2 triliun! Pemerintah terus berupaya menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat. | Hallo Sukabumi / Anggriawan

KumpalanNEWS – Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan bahwa harga asli LPG 3 kg mencapai Rp42.750 per tabung, jauh lebih tinggi dibandingkan harga jual yang selama ini dinikmati masyarakat sekitar Rp20 ribuan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2025).

Menurut Suahasil, subsidi LPG 3 kg yang diberikan pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencapai Rp30 ribu per tabung atau sekitar 70 persen dari harga aslinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Realisasi belanja subsidi LPG 3 kg di 2024 adalah Rp80,2 triliun, angka yang cukup besar jika dibandingkan dengan subsidi lainnya seperti BBM dan pupuk,” jelasnya.

Dampak Subsidi LPG 3 Kg

Subsidi LPG ini dinikmati oleh sekitar 40,3 juta pelanggan, yang mayoritas berasal dari kalangan rumah tangga dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Selain itu, subsidi energi, termasuk LPG, BBM, dan listrik, masuk dalam kategori belanja perlindungan sosial yang meningkat dari Rp436,2 triliun di 2023 menjadi Rp455,9 triliun pada 2024.

Harga Asli Solar dan Peran APBN

Tak hanya LPG, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga mengungkapkan bahwa harga asli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi saat ini mencapai Rp11.950 per liter, sementara harga jualnya hanya Rp6.800 per liter.

“Lalu, siapa yang menanggung selisih harga LPG 3 kg dan Solar? Pemerintah, melalui belanja APBN yang berasal dari pajak yang Anda bayar,” kata Sri Mulyani dalam unggahan di akun Instagram resminya @smindrawati, Rabu (8/1/2025).

Ia menegaskan bahwa subsidi energi ini tidak hanya membantu kelompok masyarakat rentan tetapi juga memberikan manfaat bagi kelas menengah.

Aturan Baru Penjualan LPG 3 Kg dan Pembatalannya

Sebelumnya, pemerintah berencana melarang penjualan LPG 3 kg di tingkat pengecer mulai 1 Februari 2025. Sesuai kebijakan tersebut, masyarakat hanya bisa membeli LPG subsidi melalui pangkalan atau subpenyalur resmi Pertamina.

“Jadi, pengecer kita jadikan pangkalan. Mereka harus mendaftarkan nomor induk perusahaan terlebih dulu,” ujar Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung di Jakarta, Jumat (31/1/2025).

Namun, kebijakan ini akhirnya dibatalkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan bahwa Presiden meminta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pengecer tetap bisa menjual LPG 3 kg selama proses pendaftaran sebagai agen sub-pangkalan berlangsung.

Langkah ini diambil untuk menghindari kelangkaan LPG subsidi yang berpotensi menyulitkan masyarakat.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Dikecam Organisasi Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Buka Suara dan Minta Maaf
Di Tengah Kritik soal Mental ASN, MenPAN-RB dan Kepala BKN Kompak Kirim Pesan Menyentuh
Vakum Lebih dari 10 Tahun, Pelatihan Metode Iqro Kembali Digelar di Palabuhanratu
Program MBG Diperdebatkan, Bakom RI Ungkap 56 Persen Siswa Lapar
‘Saya Tidak Akan Ragu-ragu!’ Pesan Keras Prabowo untuk Pejabat yang Rugikan Rakyat
Warga Sukabumi Laporkan Kehilangan BPKB Mobil dan Motor, Ini Data Kendaraannya
Rina Rosmaniar Japar Terpilih Aklamasi Pimpin Perwosi Sukabumi 2026–2030
Batang Sorgum Resmi Jadi Bahan Bakar PLTU Palabuhanratu, Era Energi Hijau Dimulai di Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 17:58 WIB

Usai Dikecam Organisasi Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Buka Suara dan Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:49 WIB

Di Tengah Kritik soal Mental ASN, MenPAN-RB dan Kepala BKN Kompak Kirim Pesan Menyentuh

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:58 WIB

Program MBG Diperdebatkan, Bakom RI Ungkap 56 Persen Siswa Lapar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:13 WIB

‘Saya Tidak Akan Ragu-ragu!’ Pesan Keras Prabowo untuk Pejabat yang Rugikan Rakyat

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:07 WIB

Warga Sukabumi Laporkan Kehilangan BPKB Mobil dan Motor, Ini Data Kendaraannya

Berita Terbaru