Bupati Sukabumi “Semprot” Pejabat Soal Sampah dan Kemacetan! Ini Pesan Tegasnya

- Admin

Selasa, 20 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Dinas Mei 2025 bahas isu strategis dan dorong percepatan program prioritas di Kabupaten Sukabumi. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

i

Rapat Dinas Mei 2025 bahas isu strategis dan dorong percepatan program prioritas di Kabupaten Sukabumi. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

KumpalanNEWS – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Dinas Bulan Mei 2025 di Aula Sekretariat Daerah, Palabuhanratu, Selasa (20/5). Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi, H Asep Japar, dan dipandu oleh Sekretaris Daerah, H Ade Suryaman.

Hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati H Andreas, para kepala dinas, camat se-Kabupaten Sukabumi, serta perwakilan dari Polres Sukabumi, Bank BJB, dan BP CPUGGp yang turut memaparkan kinerja masing-masing.

Sejumlah kerja sama strategis ditandatangani dalam rapat, termasuk perjanjian antara Pemkab Sukabumi dan LPPM Universitas Trisakti terkait peningkatan kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pemkab Sukabumi juga menjalin kerja sama dengan Pemkot Sukabumi untuk layanan “jemput bola” perekaman dan pencetakan e-KTP bagi pelajar tingkat SLTA/sederajat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menerima berbagai dokumen penting, di antaranya laporan pembagian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Buku 2024 dari Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri, sertifikat hak pakai atas nama Pemkab Sukabumi, dan penyerahan simbolis sertifikat lahan transmigrasi lokal kepada empat warga perwakilan.

Dalam arahannya, Bupati Asep Japar menegaskan perlunya penanganan dua isu mendesak: kemacetan dan pengelolaan sampah. Ia mengimbau seluruh kepala perangkat daerah untuk meningkatkan koordinasi dengan aparat penegak hukum.

“Masalah sampah adalah tanggung jawab bersama. Komunikasi lintas sektor harus diperkuat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi pemerintah dalam setiap pelaksanaan kebijakan dinas.

Wakil Bupati Andreas dalam sambutannya menyoroti pentingnya percepatan implementasi visi misi kepala daerah, seiring dengan memasuki hampir 100 hari kerja. Salah satu prioritas yang tengah dijalankan adalah pelayanan kesehatan gratis cukup dengan menunjukkan KTP.

“Implementasi harus tegas dan jelas. Pastikan masyarakat merasakan manfaat nyata di lapangan,” tegasnya.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Sukabumi Hadiri Peringatan May Day Sarbumusi, Dorong Iklim Investasi dan Kebersamaan
Pemkab Sukabumi Perkuat Sinergi Lintas Sektor Demi Raih Predikat Kabupaten Layak Anak
Ciletuh-Palabuhanratu Kembali Raih Status UNESCO Global Geopark
Bupati Sukabumi Tegaskan CPUGGp sebagai Laboratorium Pembangunan Berkelanjutan yang Diakui Dunia
Peringatan Hari OTDA XXX, Bupati Tegaskan Penguatan Komitmen untuk Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Wabup Sukabumi Tegaskan GICC Jadi Sarana Strategis Bangun Umat dan Kerukunan
Bupati Sukabumi Tinjau Samsat Cibadak, Apresiasi Kebijakan Gubernur Jabar Permudah Perpanjangan STNK
Diarpus Sukabumi Sosialisasikan Perlindungan Arsip, Tekankan Peran Strategis dalam Tata Kelola Pemerintahan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:18 WIB

Wabup Sukabumi Hadiri Peringatan May Day Sarbumusi, Dorong Iklim Investasi dan Kebersamaan

Selasa, 28 April 2026 - 17:08 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Sinergi Lintas Sektor Demi Raih Predikat Kabupaten Layak Anak

Selasa, 28 April 2026 - 09:07 WIB

Ciletuh-Palabuhanratu Kembali Raih Status UNESCO Global Geopark

Senin, 27 April 2026 - 16:56 WIB

Bupati Sukabumi Tegaskan CPUGGp sebagai Laboratorium Pembangunan Berkelanjutan yang Diakui Dunia

Senin, 27 April 2026 - 16:55 WIB

Peringatan Hari OTDA XXX, Bupati Tegaskan Penguatan Komitmen untuk Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Berita Terbaru

CPUGGp kembali raih green card UNESCO. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Ciletuh-Palabuhanratu Kembali Raih Status UNESCO Global Geopark

Selasa, 28 Apr 2026 - 09:07 WIB

error: Content is protected !!