Layanan Gratis Bukan Seremoni: Pemkab Sukabumi Tegaskan Komitmen Kesehatan Rakyat

- Admin

Rabu, 30 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati dan Wabup Sukabumi dorong sinergi faskes demi layanan kesehatan gratis yang menyentuh masyarakat. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

i

Bupati dan Wabup Sukabumi dorong sinergi faskes demi layanan kesehatan gratis yang menyentuh masyarakat. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

KumpalanNEWS – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mewujudkan layanan kesehatan gratis yang berkualitas bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Konsultasi Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi di Hotel Augusta Palabuhanratu, Rabu (30/4/2025).

Didampingi Wakil Bupati H. Andreas, Bupati menyampaikan bahwa meskipun lebih dari 97 persen warga Sukabumi telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, hanya sekitar 70 persen yang berstatus aktif. Hal ini, menurutnya, menjadi tantangan serius yang harus segera diatasi.

“Seluruh puskesmas dan rumah sakit harus terlibat aktif membantu masyarakat, terutama warga kurang mampu, agar bisa memperoleh layanan kesehatan secara optimal,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi seluruh fasilitas kesehatan milik pemerintah, termasuk rumah sakit daerah berstatus BLUD. Ia mendorong RS Sekarwangi dan RS Palabuhanratu untuk meningkatkan kualitas, baik dari segi sumber daya manusia maupun fasilitas penunjang.

“Kita juga membuka ruang kerja sama dengan pihak ketiga agar pelayanan rumah sakit semakin luas dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Wakil Bupati Andreas turut menegaskan pentingnya keseriusan seluruh jajaran dalam menjalankan program layanan kesehatan gratis. Ia meminta agar program ini tidak berhenti sebagai seremoni semata.

“Pelayanan harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Disiplin birokrasi adalah kunci utama,” tegasnya.

Wabup juga mengusulkan setiap puskesmas membuka layanan hotline pengaduan untuk memastikan transparansi dan peningkatan mutu layanan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, memaparkan sejumlah program prioritas. Di antaranya adalah upaya penurunan angka stunting dari 27 persen menjadi 18,7 persen pada tahun 2024.

“Program ‘Dokter Masuk Kampung’ akan terus ditingkatkan, khususnya dalam menjangkau wilayah-wilayah terpencil. Kami juga akan memperkuat layanan kesehatan gratis di seluruh puskesmas,” ungkap Agus.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakor Lintas Sektor Operasional Tingkat Menteri, Forkopimda Sukabumi Ikuti Arahan Kapolri Secara Virtual
Penutupan MHQ Jannatul Firdausi ke-8, Bupati Apresiasi Peran Masyarakat dalam Pembinaan Umat
Program SABUMI Jadi Operasi Pasar Pengendali Inflasi, Dukung Daya Beli Warga Sukabumi
Sekda Tutup Program SIGAP, Edukasi Kesehatan Anak di Kabupaten Sukabumi Berlanjut
Muhibah Ramadan 1447 H Digelar di 12 Lokasi, Fokus Interaksi dan Bantuan Masyarakat
Sinergi TNI dan Pemkab Sukabumi, TMMD ke-127 Percepat Pembangunan Infrastruktur Desa
Sukabumi Raih Peringkat Dua Nasional dalam Peningkatan Produksi Pangan 2025
Produksi Padi dan Jagung Sukabumi Lampaui Target, Varietas Lokal Padi Terbanyak Nasional

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 17:07 WIB

Rakor Lintas Sektor Operasional Tingkat Menteri, Forkopimda Sukabumi Ikuti Arahan Kapolri Secara Virtual

Senin, 2 Maret 2026 - 00:36 WIB

Penutupan MHQ Jannatul Firdausi ke-8, Bupati Apresiasi Peran Masyarakat dalam Pembinaan Umat

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:06 WIB

Program SABUMI Jadi Operasi Pasar Pengendali Inflasi, Dukung Daya Beli Warga Sukabumi

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:59 WIB

Sekda Tutup Program SIGAP, Edukasi Kesehatan Anak di Kabupaten Sukabumi Berlanjut

Kamis, 19 Februari 2026 - 18:51 WIB

Muhibah Ramadan 1447 H Digelar di 12 Lokasi, Fokus Interaksi dan Bantuan Masyarakat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!