Angin Kencang Kembali Hancurkan Landmark Karanghawu, Dispar Rancang Desain Lebih Kokoh

- Admin

Jumat, 17 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Landmark 'Karanghawu Beach' rusak akibat angin kencang. Dispar Sukabumi rencanakan desain baru untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung. | Foto: Istimewa

i

Landmark 'Karanghawu Beach' rusak akibat angin kencang. Dispar Sukabumi rencanakan desain baru untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung. | Foto: Istimewa

KumpalanNEWS – Landmark ‘Karanghawu Beach’ di kawasan Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, mengalami kerusakan akibat angin kencang pada Jumat (17/1/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kerusakan ini membuat pihak Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi memutuskan untuk menutup sementara area tersebut demi keselamatan pengunjung.

Kepala Dispar Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyatakan bahwa kerusakan ini bukan pertama kali terjadi.

“Kerusakan ini sudah sering terjadi. Baru saja diperbaiki, tetapi kali ini bagian lain terkena angin kencang lagi sehingga rusak parah,” ujar Sendi.

Rencana Desain Baru untuk Landmark

Sendi mengungkapkan pihaknya sedang mempertimbangkan pembuatan desain baru untuk landmark tersebut.

“Kami khawatir jika desain lama tetap digunakan, kejadian serupa akan terus berulang. Saat ini, landmark sudah dibongkar untuk sementara waktu sambil meninjau desain yang lebih kokoh dan aman,” jelasnya.

Dispar Sukabumi berkomitmen segera mengusulkan rencana pembenahan untuk memperbaiki landmark yang menjadi ikon wisata Pantai Karanghawu itu. Selain itu, pengunjung diminta untuk bersabar selama proses perbaikan berlangsung.

Langkah Pengamanan dan Kenyamanan Pengunjung

Untuk menjaga keamanan, Dispar Sukabumi memastikan area sekitar landmark ditutup sementara.

“Penutupan dilakukan demi keselamatan pengunjung, khususnya saat angin besar datang. Kami akan segera mengambil langkah-langkah pembenahan,” tutup Sendi.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lailatul Ijtima Jadi Momentum Introspeksi dan Penguatan Kolaborasi Pembangunan Sukabumi
21 Camat di Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik sebagai PPATS
Sekda Sukabumi Minta Camat sebagai PPATS Berikan Layanan Prima dan Profesional
Bupati Sukabumi Kukuhkan dan Ambil Sumpah Jabatan Manajerial Pemkab Sukabumi
Panen Raya Jagung Kuartal I, Wabup Sukabumi Tekankan Pentingnya Kolaborasi untuk Kemandirian Pangan
Wabup Sukabumi Lepas Siswa Prakerin dan Resmikan Program SMK Go Global di SMK Ma’arif NU Al-Fathonah
Buka Tandem Baper, Sekda Sukabumi Ajak Orangtua Arahkan Anak ke Kegiatan Positif
Wabup Sukabumi Pantau Malam Pergantian Tahun, Apresiasi Soliditas Lintas Sektor

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:44 WIB

Lailatul Ijtima Jadi Momentum Introspeksi dan Penguatan Kolaborasi Pembangunan Sukabumi

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:21 WIB

21 Camat di Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik sebagai PPATS

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:13 WIB

Sekda Sukabumi Minta Camat sebagai PPATS Berikan Layanan Prima dan Profesional

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:50 WIB

Bupati Sukabumi Kukuhkan dan Ambil Sumpah Jabatan Manajerial Pemkab Sukabumi

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:44 WIB

Panen Raya Jagung Kuartal I, Wabup Sukabumi Tekankan Pentingnya Kolaborasi untuk Kemandirian Pangan

Berita Terbaru

Sebanyak 21 camat di Kabupaten Sukabumi resmi dilantik sebagai PPATS. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Pemerintahan

21 Camat di Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik sebagai PPATS

Rabu, 14 Jan 2026 - 22:21 WIB

error: Content is protected !!