Antisipasi Musim Hujan, Disperkim Sukabumi Lakukan Penebangan Pohon Berisiko di Cikakak

- Admin

Selasa, 12 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antisipasi risiko musim hujan, berbagai instansi di Kabupaten Sukabumi bergotong royong memangkas pohon berisiko di wilayah Cikakak. | Foto: Istimewa

i

Antisipasi risiko musim hujan, berbagai instansi di Kabupaten Sukabumi bergotong royong memangkas pohon berisiko di wilayah Cikakak. | Foto: Istimewa

KumpalanNEWS – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi mengerahkan personel untuk mendukung kegiatan penebangan pohon di Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Selasa (12/11/2024).

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi pohon tumbang selama musim penghujan.

Kegiatan yang berlokasi di Jalan Raya Cisolok Km. 7, Kampung Cihaur ini melibatkan puluhan personel gabungan dari berbagai instansi, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, Disperkim, BPBD, Damkar, PLN, Dishub, Polsek, Koramil, dan Balai Besar PUPR 2.2.

Sekretaris Disperkim Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, menjelaskan bahwa pihaknya selalu siap mendukung upaya mitigasi bencana, terutama dalam kegiatan pemangkasan pohon-pohon besar yang berisiko.

“Alhamdulillah, kami selalu siap bila dibutuhkan. Dalam kegiatan ini, kami membantu memangkas pohon jenis mahoni setinggi 25 meter dengan lingkar batang 2 meter,” ungkap Herdiawan.

Ia menambahkan, Disperkim menerjunkan dua personel dan satu armada berupa truk skylift untuk mempermudah pemangkasan di ketinggian. Herdiawan juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama di daerah rawan longsor dan pohon tumbang, selama musim hujan disertai angin kencang.

Dari pihak Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Kepala Seksi Dalops Penyelamatan, Uus Sumarna, menyebut bahwa kegiatan ini didasarkan pada hasil rapat koordinasi untuk meminimalisir risiko bencana pohon tumbang.

“Tim Rescue Damkar mengerahkan enam personel dan satu unit mobil rescue. Penebangan dilakukan berdasarkan kesepakatan bahwa pohon tersebut memang berisiko membahayakan warga dan pengguna jalan,” jelas Uus.

Ia juga menambahkan bahwa selama proses penebangan, lalu lintas diatur dengan sistem buka tutup dan koordinasi dari Polsek Cikakak, TNI, dan Dishub.

“Untuk keamanan, arus lalu lintas ditutup total saat pemotongan berlangsung,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Perkuat Sinergi Lintas Sektor Demi Raih Predikat Kabupaten Layak Anak
Ciletuh-Palabuhanratu Kembali Raih Status UNESCO Global Geopark
Bupati Sukabumi Tegaskan CPUGGp sebagai Laboratorium Pembangunan Berkelanjutan yang Diakui Dunia
Peringatan Hari OTDA XXX, Bupati Tegaskan Penguatan Komitmen untuk Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Wabup Sukabumi Tegaskan GICC Jadi Sarana Strategis Bangun Umat dan Kerukunan
Bupati Sukabumi Tinjau Samsat Cibadak, Apresiasi Kebijakan Gubernur Jabar Permudah Perpanjangan STNK
Diarpus Sukabumi Sosialisasikan Perlindungan Arsip, Tekankan Peran Strategis dalam Tata Kelola Pemerintahan
Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap Adaptif Bencana di Cisolok

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 17:08 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Sinergi Lintas Sektor Demi Raih Predikat Kabupaten Layak Anak

Selasa, 28 April 2026 - 09:07 WIB

Ciletuh-Palabuhanratu Kembali Raih Status UNESCO Global Geopark

Senin, 27 April 2026 - 16:56 WIB

Bupati Sukabumi Tegaskan CPUGGp sebagai Laboratorium Pembangunan Berkelanjutan yang Diakui Dunia

Senin, 27 April 2026 - 16:55 WIB

Peringatan Hari OTDA XXX, Bupati Tegaskan Penguatan Komitmen untuk Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Sabtu, 25 April 2026 - 23:17 WIB

Wabup Sukabumi Tegaskan GICC Jadi Sarana Strategis Bangun Umat dan Kerukunan

Berita Terbaru

CPUGGp kembali raih green card UNESCO. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Ciletuh-Palabuhanratu Kembali Raih Status UNESCO Global Geopark

Selasa, 28 Apr 2026 - 09:07 WIB

error: Content is protected !!