Pemkab Sukabumi Gerak Cepat Tangani Pergerakan Tanah di Bantargadung

- Admin

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Pemkab Sukabumi gercep tangani bencana pergerakan tanah di Bantargadung dengan bantuan darurat hingga rencana relokasi. (Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemkab Sukabumi gercep tangani bencana pergerakan tanah di Bantargadung dengan bantuan darurat hingga rencana relokasi. (Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

KumpalanNEWS – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak cepat menangani bencana pergerakan tanah yang terjadi di Kecamatan Bantargadung. Sejumlah langkah penanganan telah disiapkan, mulai dari program jangka pendek hingga rencana jangka panjang bagi warga terdampak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman mengatakan, pemerintah daerah telah menggerakkan berbagai perangkat daerah untuk segera melakukan penanganan, khususnya dalam membantu para korban bencana.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi penanganan bencana yang digelar di Kabupaten Sukabumi pada Kamis (5/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sejumlah langkah penanganan jangka pendek telah dilakukan, termasuk penyediaan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak.

“Penanganan jangka pendek telah kita lakukan, termasuk menggerakkan semua pihak untuk menyediakan dapur umum, obat-obatan, hingga kebutuhan mandi dan cuci,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan biaya sewa rumah bagi warga yang rumahnya terdampak bencana. Bantuan tersebut direncanakan diberikan selama enam bulan ke depan.

“Kami siapkan bantuan uang sewa rumah bagi korban bencana. Camat diminta menyosialisasikan agar masyarakat terdampak dapat segera mencari kontrakan,” katanya.

Untuk penanganan jangka panjang, pemerintah daerah tengah menyiapkan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi relokasi bagi warga terdampak. Namun, proses tersebut masih memerlukan kajian lebih lanjut sebelum direalisasikan.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga berupaya menyediakan hunian tetap (huntap) maupun hunian sementara (huntara) bagi masyarakat yang terdampak pergerakan tanah tersebut.

Ade Suryaman menegaskan pentingnya kolaborasi antara seluruh perangkat daerah agar penanganan bencana dapat berjalan cepat dan efektif.

“Mari kita bergerak bersama. Tanpa kolaborasi, penanganan akan menjadi lebih sulit,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Buka Diklat Paskibraka 2026, Tekankan Amanah dan Jiwa Kepemimpinan
Program Parkir Wisata SOMEAH Diluncurkan, Sukabumi Benahi Layanan Parkir di Destinasi Wisata
Rapat Paripurna DPRD, Bupati Sukabumi Sampaikan Tiga Agenda Strategis Daerah
Wamenko Bidang Pangan Dorong Pemilahan Sampah Rumah Tangga, Pemkab Sukabumi Siap Optimalkan RDF TPA Cimenteng
Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda
Pemkab Sukabumi Pastikan Pemulihan Penyintas Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Dipercepat
Tak Sekadar Perayaan, Bupati Sukabumi Ingin Hari Nelayan Minajaya Jadi Titik Balik Ekonomi Pesisir
Sekda Sukabumi Minta Komite Ekonomi Kreatif Aktif di HJKS ke-156 untuk Dorong Ekonomi Kreatif

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Bupati Sukabumi Buka Diklat Paskibraka 2026, Tekankan Amanah dan Jiwa Kepemimpinan

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Program Parkir Wisata SOMEAH Diluncurkan, Sukabumi Benahi Layanan Parkir di Destinasi Wisata

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Rapat Paripurna DPRD, Bupati Sukabumi Sampaikan Tiga Agenda Strategis Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:51 WIB

Wamenko Bidang Pangan Dorong Pemilahan Sampah Rumah Tangga, Pemkab Sukabumi Siap Optimalkan RDF TPA Cimenteng

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:20 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Kabupaten Sukabumi Siap Disahkan Menjadi Perda

Berita Terbaru