KumpalanNEWS – Bupati Sukabumi Asep Japar menghadiri peringatan Milad ke-8 Masjid Baiturrahman yang dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Baiturrahman di Kampung Cibogo, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Minggu (18/1/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pusat pembinaan moral, sosial, dan kemasyarakatan.
Menurutnya, keberadaan serta kemakmuran masjid merupakan bagian penting dalam membangun masyarakat yang religius, rukun, dan berakhlak mulia. Oleh karena itu, Masjid Baiturrahman diharapkan terus berperan sebagai pusat ibadah, dakwah, pendidikan keagamaan, dan pembinaan umat, sekaligus memperkuat nilai keislaman, kebersamaan, serta persaudaraan di tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi dimulainya pembangunan Pustu Baiturrahman sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Ia berharap pembangunan fasilitas kesehatan tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup warga serta mendukung terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang sehat dan sejahtera.
Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada panitia, pengurus masjid, dan masyarakat yang telah bergotong royong dalam pembangunan Pustu Baiturrahman. Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan pemerintah menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua Panitia Milad Masjid Baiturrahman, Rudi Suharya, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan milad diisi dengan santunan bagi anak yatim dan lansia, pengobatan gratis untuk sekitar 500 warga, pemberdayaan UMKM, pelayanan perizinan UMKM gratis, serta peletakan batu pertama Pustu Baiturrahman.
Ia menambahkan, setelah pembangunan selesai, Pustu Baiturrahman akan diserahkan kepada pemerintah guna mendukung program Bupati Sukabumi, yaitu satu desa satu dokter.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Gegerbitung, yakni Dapur MBG Mubarokah dan SPPG Karang Jaya, atas kontribusinya dalam kemitraan dengan UMKM lokal.
Selain itu, diserahkan santunan secara simbolis kepada 20 anak yatim dan lansia, serta penyerahan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal kepada para pelaku UMKM.***






