Silaturahmi Lintas Agama di Sukabumi: Tegaskan Komitmen Toleransi dan Kebebasan Berkeyakinan

- Admin

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Silaturahmi lintas agama, Bupati Sukabumi tegaskan pentingnya kerukunan dan kebebasan beragama. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

i

Silaturahmi lintas agama, Bupati Sukabumi tegaskan pentingnya kerukunan dan kebebasan beragama. | Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

KumpalanNEWS — Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar pertemuan lintas agama yang berlangsung di Pendopo, Kamis (3/7), sebagai langkah memperkuat kondusifitas serta menjaga kesatuan dan kerukunan umat beragama di wilayah tersebut.

Kegiatan silaturahmi ini dihadiri oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, unsur Forkopimda, serta Staf Khusus Kementerian Hak Asasi Manusia, Thomas Suwarta.

Dalam sambutannya, Bupati Asep menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berperan aktif dalam menciptakan suasana damai dan harmonis. Ia menegaskan pentingnya kebebasan beragama dan berkeyakinan sebagai hak dasar yang dijamin oleh konstitusi dan perjanjian internasional.

“Alhamdulillah dan terima kasih kepada semua pihak. Kita bisa bersilaturahmi untuk memperkuat persatuan serta mempererat tali persaudaraan,” ujar Asep.

Ia juga menyinggung insiden yang sempat terjadi di Kecamatan Cidahu. Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar lebih bijak dan menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

“Semoga kita semua bisa mengambil hikmah besar dari peristiwa tersebut,” harap Bupati.

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, yang turut hadir, menegaskan bahwa tempat yang dirusak dalam insiden Cidahu bukanlah rumah ibadah, melainkan villa yang digunakan untuk kegiatan keagamaan. Ia menyatakan bahwa kejadian tersebut dipicu oleh kesalahpahaman dan bukan didasari unsur SARA.

“Berdasarkan fakta di lapangan, peristiwa itu bukan terkait agama. Wilayah Cidahu tetap aman dan kondusif,” tegas Kapolres.

Hal senada disampaikan Thomas Suwarta dari Kemenkumham. Ia menekankan bahwa insiden tersebut merupakan bentuk miskomunikasi terkait definisi tempat ibadah dan rumah pembinaan rohani. Ia pun mengapresiasi kepolisian atas respons cepat dalam menangani situasi sehingga tidak meluas.

“Ini murni kesalahpahaman. Indonesia adalah bangsa yang menjunjung tinggi keberagaman, kita Bhineka Tunggal Ika,” tuturnya.

Pertemuan ini menjadi simbol kuatnya semangat kebersamaan di Kabupaten Sukabumi dalam menghadapi dinamika sosial dengan mengedepankan dialog, toleransi, dan persatuan.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Bahan Pokok di PSM Palabuhanratu Stabil, Sejumlah Komoditas Alami Penurunan
Pemkab Sukabumi Gerak Cepat Tangani Pergerakan Tanah di Bantargadung
Wabup Sukabumi Dampingi Tim Wasev TMMD ke-127 di Cikembar, Dorong Akselerasi Pembangunan Desa
Sekda Sukabumi Ikuti Sosialisasi Pelaporan Indikator Kinerja ProSN Kemendagri
Muhibah Ramadan di Cibadak, Bupati Paparkan Capaian dan Agenda Prioritas Pembangunan
Muhibah Ramadan di Simpenan, Wabup Sukabumi Ajak Warga Perkuat Iman dan Terima Kritik untuk Evaluasi Pembangunan
Rakor Lintas Sektor Operasional Tingkat Menteri, Forkopimda Sukabumi Ikuti Arahan Kapolri Secara Virtual
Bazar Culinary Ramadhan 1447 Bupati Asep Japar Dorong Penguatan Ekonomi Lokal dan UMKM

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:22 WIB

Harga Bahan Pokok di PSM Palabuhanratu Stabil, Sejumlah Komoditas Alami Penurunan

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:19 WIB

Pemkab Sukabumi Gerak Cepat Tangani Pergerakan Tanah di Bantargadung

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:16 WIB

Wabup Sukabumi Dampingi Tim Wasev TMMD ke-127 di Cikembar, Dorong Akselerasi Pembangunan Desa

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:45 WIB

Sekda Sukabumi Ikuti Sosialisasi Pelaporan Indikator Kinerja ProSN Kemendagri

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:42 WIB

Muhibah Ramadan di Cibadak, Bupati Paparkan Capaian dan Agenda Prioritas Pembangunan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!