Disperkim Sukabumi Hadiri Rakor Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Bersama KPK

- Admin

Kamis, 21 November 2024 - 17:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

KumpalanNEWS – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Tim Koordinasi dan Supervisi, Pencegahan Korupsi Terintegrasi (Korsupgah) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar rapat koordinasi (rakor) program pemberantasan korupsi terintegrasi di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Kamis (21/11/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Pertanian (Distan) dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi.

Kasatgas Pencegahan Wilayah II KPK-RI, Arief Nurcahyo, menjelaskan bahwa kehadiran timnya bertujuan membantu pemerintah daerah dalam merealisasikan delapan sasaran program pemberantasan korupsi terintegrasi, yang mencakup perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, pengawasan APIP, manajemen ASN, optimalisasi pajak, serta manajemen barang milik daerah (BMD).

“Rakor ini bertujuan menciptakan komitmen bersama dari seluruh pihak, baik OPD, kecamatan, kelurahan, hingga desa,” ujar Arief.

Arief menambahkan, monitoring dan evaluasi (monev) dilakukan untuk meninjau rencana aksi dan progres yang telah dijalankan Pemkab Sukabumi, termasuk kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan *Monitoring Center Preventif* (MCP).

“Ada dua agenda dalam kunjungan kami di Kabupaten Sukabumi, yakni penguatan evaluasi pemberantasan korupsi melalui MCP dan silaturahmi dengan anggota DPRD terpilih periode 2024-2029,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar Pemkab Sukabumi terus memperkuat komitmen dalam mencegah tindak pidana korupsi di semua tingkatan, mulai dari kabupaten hingga desa. “Harapan kami, tidak ada satu pun yang terjerat kasus tindak pidana korupsi,” pungkasnya.

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, mengungkapkan bahwa hingga November 2024, Pemkab Sukabumi telah mencapai indeks capaian aksi pemberantasan korupsi terintegrasi melalui MCP sebesar 81,43 poin, dengan target minimal sebesar 90 poin.

“Kami optimis akan mencapai target 90 poin sesuai waktu yang telah ditetapkan oleh Tim Korsupgah KPK,” ujar Marwan.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara seluruh kepala perangkat daerah dan kepala desa dalam membangun komitmen bersama untuk mengimplementasikan program pemberantasan korupsi.

“Implementasi dan komitmen bersama dari semua pihak adalah kunci, karena pemberantasan korupsi tidak bisa dilakukan sepihak, melainkan harus melibatkan seluruh stakeholder dan lapisan masyarakat,” tegasnya.

Rakor ini diharapkan mampu memberikan pemahaman dan langkah konkret untuk mencegah serta memberantas korupsi di lingkungan Pemkab Sukabumi. “Tetap semangat, terus bersinergi, dan jaga amanah sebaik mungkin,” tutup Marwan.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata
Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar
Sekda Sukabumi Lepas 720 Mahasiswa KKN Reguler UMMI, Dorong Jadi Agen Perubahan di Tengah Masyarakat
Bupati Sukabumi Dorong Perempuan Berperan Aktif, Pengurus DPAC KPPI se-Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik
Wabup Sukabumi Hadiri Puncak Seren Taun Kasepuhan Girijaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Adat
Bupati Sukabumi Hadiri Seren Taun ke-447 Kasepuhan Sinaresmi, Tegaskan Tradisi Sarat Nilai Luhur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:26 WIB

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:27 WIB

Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:30 WIB

Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar

Senin, 6 Juli 2026 - 17:37 WIB

Sekda Sukabumi Lepas 720 Mahasiswa KKN Reguler UMMI, Dorong Jadi Agen Perubahan di Tengah Masyarakat

Berita Terbaru